Donnerstag, 20. Dezember 2007

Schärfentiefe

Jangan kabur dulu yah kalau baru baca judulnya. Sebenarnya nama lain dari Schärfentiefe adalah Shallow Depth of Field ( Shallof DoF). Mungkin kalau di terjemahin secara bebas ke dlm bhs Indonesia adalah kedalaman ketajaman foto. Tetapi disini saya tidak mau membahas ttg hal ini lebih dalam krn saya sendiri baru beberapa jam mengenal nama yg satu ini. Kalian bisa membaca sedikit tutorial dari blog ini (maaf loh mbak, blog na saya link) atau cari lagi di buku petunjuk yg kalian punya atau bisa juga surfing diinternet.

Disini saya memakai motif putik bunga Weihnachtsstern. Selain itu saya menggunakan objektif makro 60mm dan juga stativ (krn Zeitnya ada yg lama). Perhatikan bag putik bunga ( objek utama foto), terutama bag warna kuningnya. Setelah itu kalian bisa melihat perbedaan Shallow DoFnya.


1. Foto diambil secara Manual (M), Iso: 400, Zeit: 1/30 sec, Blende: 2,8 .


2. Foto diambil secara Manual (M), Iso : 400, Zeit: 1/8 sec, Blende: 5,6


3. Foto ini diambil secara Manual (M), Iso: 400, Zeit : 1 sec, Blende: 16


Kalau menurut kesimpulan saya sih, jika Blende semain kecil (tp di kamera menunjukan angka yg besar) dan Zeit yg agak lama , Shallow DoF-nya jadi lebih besar atau lebar bahkan hasilnya bisa juga lebih terang (krn waktu pengumpulan cahaya ke dlm kamera yg cukup lama).


1 Kommentar:

linae hat gesagt…

ogut pengen punya obj makro :( udah sempet liat² harganya tp tabungan lom cukup, hihihi...
ach ja, handbook yg aku punya tu simpel banget, keknya malah ga ngejelasin macem², hiks. rupanya memang harus extra beli..huhuhuhu...