Weekend yg lalu saya iseng ingin memoto bunga Crocus ( crocus vernus ) yg tumbuh dihalaman depan rumah. Jenis bunga yg kami tanam adalah Frühling crocus atau biasa dikenal dgn Frühling- Safrans. Kebetulan bunga² ini sedang mekar dgn bagusnya krn sejak kemarin mendapatkan sinar matahari yang cukup hangat. Warna bunga yg kami tanam adalah lila dan putih. Umbi² mereka kita tanam secara acak dan berdekatan, rupanya saat umbi² mulai menghasilkan bunga, warna mereka ada yg tercampur. Menurut saya hasil perkawinan warna ini sangat menarik.

Saya suka warna lila dari bunga crocus ini, mengingatkan saya akan warna bunga lavendel yg merupakan salah satu jenis bunga kesayangan saya. Jika berbicara mengenai lavendel, saya jadi teringat dgn daerah Provence - P'cis yg mempunyai ladang² bunga lavendel yg sangat menarik. Ah...ya, selain itu jika kita berbicara mengenai safran kalian pasti tahu bukan bahwa jenis rempah yg satu ini mahalnya bukan main. Nah....serat safran ini diambil dari benang putik yg ada di bunga crocus tetapi tentu saja dari jenis yg khusus, katanya sih dari jenis crocus musim gugur (Herbst Krokus).

Ketika sibuk memoto beberapa bunga, tiba² saya melihat seekor serangga kecil yang mirip lebah sedang asyik bergeliat diantara serbuk² putik bunga crocus ini. Kalau disini serangga jenis ini bernama "Wespe" (vespinae). Serangga ini tdk menghasilkan madu, tetapi struktur saranganya memang agak mirip lebah (segi 6). Wespe yg satu ini sepertinya benar² kelaparan krn hampir seluruh tubuhnya diselimuti oleh bubuk kuning dari putik bunga crocus, jalannya juga agak sempoyongan. Tetapi setelah berjalan beberapa kali disekitar kelopak bunga ini akhirnya dia terbang entah kemana.

Ps: apakah kalian tahu bhw di website canon sedang diadakan kompetisi foto. Coba deh kalian lihat websitenya, ada banyak foto yg sangat bagus dan menarik. Sepertinya saya tertarik utk mengirimkan salah satu dari foto ini.

Keine Kommentare:
Kommentar veröffentlichen