Setelah selesai urusan dgn dokter ginekolog, saya mengajak uwe utk mencari udara segar. Saat itu sebenarnya cuaca terlihat tdk terlalu menarik. Kita cabut ke arah Wallenhorst. Memang sore itu tidak ada hujan tetapi awan abu² tua saling berkejaran dgn awan putih dan berusaha menutupi sang langit biru. Saya rasa sebentar lagi, entah kapan dan entah dimana akan turun hujan. Langit terkadang cerah ceria tetapi terkadang bermuram durja. Yang menyebalkan adalah hembusan angin yang cukup keras dan dingin.....baaaahhh....nggak ku-ku deh utk wandern.

Uwe berusaha membujuk saya dgn mengatakan bhw didlm hutan kita terlindung dari hembusan angin. Tetapi saya keukeh tdk mau wandern dan lebih baik berdiam di dlm mobil sambil menunggu uwe kembali dari wandern (saya sdh coba berjalan selama 5 menit ttp akhirnya tdk kuat dan balik kedlm mobil). Rupanya uwe tdk mau meninggalkan saya sendirian didlm mobil yg diparkir di mulut sebuah hutan. Akhirnya kita memutuskan utk mencari motif untuk difoto diberbagai tempat. Ada beberapa foto yg sgt saya sukai, nanti akan saya posting deh yah. Kebetulan kita melewati sebuah pabrik pengolahan baja/metal bekas. Di sekeliling pabrik diberi pagar kawat yg berbentuk kota² kecil, jadinya agak sulit utk mengambil fotonya, gerakan jadi sgt terbatas. Tapi menurut saya hasil jepretan ini cukup lumayanlah.

Keine Kommentare:
Kommentar veröffentlichen